kaukusnews.id, MAKASSAR – Training of Trainer (TOT) Nilai-Nilai Dasar Perjuangan (NDP) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sukses diselenggarakan di Sekretariat HMI Cabang Makassar. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, sejak 19 hingga 21 Desember 2025, dan diikuti oleh puluhan kader HMI dari berbagai komisariat.
TOT NDP ini bertujuan menyiapkan kader-kader terlatih yang memiliki pemahaman ideologis kuat untuk mengisi ruang-ruang training HMI, khususnya sebagai narasumber dalam kegiatan Basic Training (Latihan Kader I).
Koordinator Steering TOT NDP HMI Korkom UMI, Wandy, menegaskan bahwa TOT NDP merupakan bagian penting dari proses pembinaan kader HMI.
“TOT NDP adalah bagian penting dalam pembinaan kader HMI untuk menanamkan ideologi dasar Himpunan kepada calon anggota baru saat mengikuti Basic Training,” ungkap Wandy.
Ia menambahkan, penguatan pemahaman NDP menjadi fondasi utama agar kader HMI tidak hanya aktif secara organisatoris, tetapi juga kokoh secara ideologis dan nilai perjuangan.
Ketua Umum Badan Pengelola Latihan (BPL) HMI Cabang Makassar, Baim, mengapresiasi pelaksanaan TOT NDP yang digagas oleh HMI Korkom UMI. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu kebutuhan kaderisasi di tingkat cabang.
“Jumlah komisariat di HMI Cabang Makassar sudah lebih dari 60. Harus kami akui, pelaksanaan TOT NDP yang dibuat oleh Korkom UMI sangat membantu BPL dalam mengawal proses perkaderan, khususnya dalam ketersediaan narasumber di setiap training,” jelas Baim.
Sementara itu, Ketua Umum HMI Korkom UMI, Qemal Habib Adi, menyampaikan bahwa suksesnya TOT NDP menjadi suntikan optimisme bagi pengurus dalam merealisasikan program kerja selanjutnya.
“Alhamdulillah, kegiatan TOT NDP telah sukses diselenggarakan. Ke depan, kami dari pengurus HMI Korkom UMI akan melanjutkan penguatan kaderisasi dengan menyelenggarakan Intermediate Training,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya TOT NDP ini, diharapkan kualitas kader dan instruktur HMI di Cabang Makassar semakin meningkat, sehingga proses perkaderan berjalan lebih terarah, ideologis, dan berkesinambungan. (*)








