Jelang 3 Desember, Munafri Tegaskan Netralitas dan Transparansi Pemilihan RT/RW

- Editor

Senin, 1 Desember 2025 - 23:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kaukusnews.id, MAKASSAR – Jelang pelaksanaan Pemilihan RT/RW serentak pada 3 Desember 2025, Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin (Appi) bersama Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham kembali melakukan pemantauan kesiapan hingga larut malam.

Setelah dua kecamatan, Ujung Pandang dan Wajo. Pada Senin malam (1/12/2025) sekitar pukul 22.50 WITA, Appi-Aliyah
turun langsung meninjau fasilitas publik di Kecamatan Ujung Tanah untuk memastikan seluruh persiapan berjalan baik, aman, dan transparan.

Pada kesmepatan ini, Camat ujung Tanah, Amanda Syahwaldi bersama Lurah hadir. Appi menegaskan bahwa pemilihan RT/RW bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi menjadi ruang penting bagi warga untuk saling mengenal, bersosialisasi, dan menentukan figur yang benar-benar memahami wilayahnya.

Dalam arahannya, Appi mengingatkan bahwa pemilihan tingkat akar rumput harus menjadi ajang memperkuat persaudaraan, bukan memicu konflik.

“Jalannya pemilihan ketua RT dan RW ini bisa berjalan dengan baik, aman, dan lancar. Artinya saya menginginkan pemilihan RT dan RW ini menjadi sarana masyarakat untuk bersosialisasi, saling berkenalan dengan warga yang ada,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa pemilihan bukanlah ruang untuk pertikaian. Bahkan, pemilihan RT dan RW ini bukan tempat untuk saling gotok-gotokan, bukan saling siku-siku.

Baca Juga :  DPRD Makassar Soroti Pelanggaran Perizinan Bangunan, Minta Tindakan Tegas

“Bukan tempat untuk saling menyebarkan fitnah, mencari kesalahan orang lain,” tegasnya.

Menurutnya, ketua RT/RW yang terpilih merupakan perpanjangan tangan pemerintah dalam menyalurkan program-program secara tepat sasaran.

Karena itu, mereka harus berasal dari lingkungan sendiri, dikenal masyarakat, serta memahami kondisi wilayah.

Appi juga mengingatkan pentingnya peran tokoh masyarakat dalam menjaga ketertiban.

Jangan dibuat pemilihan ini menjadi pemilihan yang mencegah. Fungsi tokoh-tokoh masyarakat harus berperan penting. Ia menegaskan bahwa tokoh masyarakat harus menjadi peneduh.

“Tokoh-tokoh masyarakat yang dituakan harus mampu meredam ketika terjadi gejolak di tengah masyarakat. Ini harapan kita,” harapnya.

Menjelang hari pemilihan, Appi mengajak warga memanfaatkan sisa waktu untuk memastikan pilihan terbaik.

“Saya berharap, sisa dua hari ini, pastikan bahwa kita bisa menentukan atau memilih orang-orang terbaik. Orang-orang yang mau sibuk, mau berkontribusi terhadap proses pembangunan di Kota Makassar,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa proses pemilihan harus jujur dan adil. Appi juga mengingatkan agar hasil pemilihan tidak menciptakan perpecahan. Pemilihan ini menentukan ada yang menang dan ada yang kalah.

Baca Juga :  Wali Kota Makassar Pastikan Perbaikan Jalan di Tamalanrea Menuju Masjid Umar Al Faruq

“Kalau ad menang menang, rangkulah yang kalah untuk menjadi bagian dari kekompakan masyarakat. Kalau kalah, ikutlah bersama yang menang supaya keadaan masyarakat lebih stabil,” pesannya.

Appi kemudian menekankan, pentingnya netralitas dan integritas petugas kecamatan dan kelurahan. Yang paling diutamakan adalah transparansi.

“Jangan sampai petugas justru tidak memberikan kepercayaan kepada masyarakat. Jangan bermain-main, jangan tidak netral,” tegasnya.

Appi memohon dukungan aparat keamanan untuk memastikan situasi tetap kondusif.

“Kepada Bapak Kapolsek dan Danramil, mohon benar-benar membantu menjaga stabilitas pemilihan ini,” pinta Appi.

“Kami juga akan berkoordinasi dengan Dandim dan Kapolrestabes,” katanya, melanjutkan.

Appi menegaskan aturan terkait masa sanggah. Lanjut dia, masa sanggah tidak lagi diproses dalam wilayah saat proses berlangsung, tapi menjadi sengketa hasil.

Appi kembali mengingatkan pentingnya pengawasan logistik pemilihan.

“Saya ingin memastikan bahwa kertas suara yang dikirim ke kecamatan harus ditulis dan dihitung baik-baik. Berapa yang dikirim ke kelurahan, berapa dipakai, berapa sisa. Supaya transparan, tidak ada permainan di kertas suara,” imbuh dia. (*)

Berita Terkait

Terdepan dalam Digitalisasi Pembayaran, Pemkot Sabet Penghargaan BI 2025
Kajian Islam Bersama dr. Aisah Dahlan, Ketua TP PKK Makassar: Perempuan Pilar Utama Keluarga
Pastikan Kondusivitas Aman Jelang Pemilihan RT/RW, Munafri-Aliyah Pantau Kondisi di Kecamatan
Pemkot Makassar Perkuat Integritas, 14 Pejabat Inspektorat Resmi Dilantik
Munafri Apresiasi FKUB Makassar Raih Kinerja Terbaik Nasional, Dorong Akselerasi Program Toleransi
Dukung UMKM, Pemkot Makassar Gelontorkan 80 Fasilitas Gerobak untuk Pisang Epe
Wali Kota Makassar Ditemui Komunitas Disabilitas, Bahas HDI dan Revisi Perda
Wali Kota Makassar Ikuti Rakornas Mendagri Bahas Antisipasi Nataru dan Mitigasi Bencana

Berita Terkait

Selasa, 2 Desember 2025 - 14:22 WITA

Terdepan dalam Digitalisasi Pembayaran, Pemkot Sabet Penghargaan BI 2025

Selasa, 2 Desember 2025 - 12:19 WITA

Kajian Islam Bersama dr. Aisah Dahlan, Ketua TP PKK Makassar: Perempuan Pilar Utama Keluarga

Senin, 1 Desember 2025 - 23:15 WITA

Jelang 3 Desember, Munafri Tegaskan Netralitas dan Transparansi Pemilihan RT/RW

Senin, 1 Desember 2025 - 22:12 WITA

Pastikan Kondusivitas Aman Jelang Pemilihan RT/RW, Munafri-Aliyah Pantau Kondisi di Kecamatan

Senin, 1 Desember 2025 - 19:07 WITA

Pemkot Makassar Perkuat Integritas, 14 Pejabat Inspektorat Resmi Dilantik

Berita Terbaru