Israel Bom Sekolah PBB, Puluhan Pengungsi Tewas di Tempat

- Editor

Kamis, 6 Juni 2024 - 11:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Israel bom sekolah PBB di Nuseirat yang merupak kamp pengungsian warga Palestina yang menewaskan puluhan pengungsi. (Foto: X-@Abedsommad1)

Israel bom sekolah PBB di Nuseirat yang merupak kamp pengungsian warga Palestina yang menewaskan puluhan pengungsi. (Foto: X-@Abedsommad1)

kaukusnews.id, MAKASSAR – Meski banyak negara yang menyuarakan gencatan senjata dan meminta penghentian serangan, namun Israel tak ambil pusing.

Bahkan pada Kamis 6 Juni, militer Israel bom sekolah PBB di Nuseirat yang merupakan kamp pengungsian warga Palestina.

Pengeboman ini juga telah diakui oleh pihak Israel dan mengatakan bahwa mereka mengebom lokasi pengungsian sekolah PBB.

Dalam serangan tersebut diketahui sebanyak puluhan siswa tepatnya 29 siswa tewas akibat rudal yang dilepaskan melalui jet tempur Israel.

Pihak militer Israel mengatakan jika sekolah badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) yang digunakan oleh Hamas, meskipun mereka tidak menyertakan bukti atas pernyataan tersebut.

“Teroris mengarahkan teror dari area sekolah, menggunakannya sebagai lokasi sipil dan tempat berlindung,” papar pihak militer Israel.

Pihak militer Israel juga menambahkan bahwa banyak langkah telah diambil untuk mengurangi kemungkinan kerugian bagi mereka yang tidak terlibat.

Baca Juga :  LSM Lintas Pemburu Keadilan Soroti Surat Eksekusi Rumah Marthen Luther oleh PN Makassar

Alzajeera mengabarkan bahwa banyak perempuan dan anak-anak tewas akibat serangan udara Israel tersebut.

Diketahui kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah saat ini dipadati oleh ribuan pengungsi setelah mereka kembali terusir dari Rafah.

Kantor Media Pemerintah Gaza menggambarkan serangan Israel yang menewaskan puluhan orang yang berlindung di sebuah sekolah di kamp pengungsi Nuseirat sebagai bukti nyata dari genosida dan pembersihan etnis.

Ismail al-Thawabta, juru bicara kantor media Gaza, menggambarkan serangan itu sebagai pembantaian yang mengerikan dan mengatakan bahwa perempuan dan anak-anak termasuk di antara mereka yang terbunuh.

“Sejumlah besar korban tewas dan terluka masih tiba di Rumah Sakit Martir Al-Aqsa, yang dipenuhi pasien terluka tiga kali lipat melebihi kapasitas klinisnya,” tambah al-Thawabta.

Baca Juga :  Pendiri Fajar Group Meninggal, Danny Pomanto Anggap Alwi Hamu Sebagai Orang Tua Sendiri

Selain melakukan penyerangan ke kamp pengungsian, pasukan IDF juga melakukan penangkapan di wilayah Tepi Barat.

Dikabarkan sebanyak 8 warga Pelestina ditangkap saat mereka menyerbu kota Qalqilya di Tepi Barat.

Media lokal melaporkan bahwa di antara mereka yang ditahan adalah ayah dan ibu dari seorang pria yang dicari oleh Israel.

Pihak militer Israel melakukan penangkapan pasangan tersebut agar putra mereka segera  menyerahkan diri.

Pasukan Israel juga telah menangkap tiga pria dari kota terdekat Azzun, sementara dua pria telah ditangkap dari Kafr Thulth, menurut Wafa.

Selain itu empat warga Palestina ditangkap dalam serangan militer Israel di kota Madama, selatan Nablus, sementara seorang mahasiswa ditangkap dalam penggerebekan di kota Deir Jarir, sebelah timur Ramallah.

Berita Terkait

Aliansi KERAMAT Kembali Mengguncang Makassar: Tolak Kehadiran Menteri Kehutanan dan Jokowi di Sulsel
Ini Panggung Perlawanan! Aliansi Keramat Pastikan Aksi Berlanjut Selama Kongres PSI di Makassar
Terpilih Aklamasi, Ilham Arief Sirajuddin Resmi Pimpin PORDI Sulsel 2026–2029
Fitri Akan Tampil Malam Ini di Gerbang 8 KDI 2025, Wakili Makassar dan Sulawesi Selatan
ALIANSI-KERAMAT Kepung PT. MU F dan PT. JBA Makassar, Tuding Penarikan Kendaraan Paksa Melawan Putusan MK
Korkom UMI Sukses Gelar TOT NDP, Perkuat Kaderisasi HMI Cabang Makassar
Resmi Dilantik, Cabang Baru Pemuda Muhammadiyah Terbentuk di Kota Makassar
Diduga Ilegal Mining : Garis Indonesia Desak Polda Sulsel untuk Menutup Aktivitas Pertambangan PT GAC

Berita Terkait

Kamis, 29 Januari 2026 - 18:37 WITA

Aliansi KERAMAT Kembali Mengguncang Makassar: Tolak Kehadiran Menteri Kehutanan dan Jokowi di Sulsel

Rabu, 28 Januari 2026 - 17:20 WITA

Ini Panggung Perlawanan! Aliansi Keramat Pastikan Aksi Berlanjut Selama Kongres PSI di Makassar

Kamis, 22 Januari 2026 - 00:03 WITA

Terpilih Aklamasi, Ilham Arief Sirajuddin Resmi Pimpin PORDI Sulsel 2026–2029

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:55 WITA

Fitri Akan Tampil Malam Ini di Gerbang 8 KDI 2025, Wakili Makassar dan Sulawesi Selatan

Minggu, 21 Desember 2025 - 18:17 WITA

Korkom UMI Sukses Gelar TOT NDP, Perkuat Kaderisasi HMI Cabang Makassar

Berita Terbaru