DPRD Optimistis PAD Makassar 2025 Naik, Supratman: Mesin Baru Siap Gaspol

- Editor

Selasa, 1 Juli 2025 - 13:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kaukusnews.id, MAKASSAR – Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, menyatakan optimisme terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2025. Ia meyakini, stabilnya struktur pemerintahan pasca transisi politik 2024 akan menjadi pendorong utama akselerasi kinerja OPD, khususnya dalam pengelolaan pajak dan retribusi.

“Target PAD 2025 harus lebih tinggi. Apalagi dengan rotasi dan pengisian jabatan kosong yang dilakukan Wali Kota Munafri Arifuddin, saya yakin kinerja akan jauh lebih dahsyat,” ujar Supratman di Makassar.

Politisi Partai NasDem ini menilai tahun 2024 sebagai masa transisi yang cukup berat bagi banyak organisasi perangkat daerah (OPD). Banyaknya jabatan strategis yang diisi oleh pejabat sementara atau belum definitif menyebabkan stagnasi dalam pengelolaan PAD.

Baca Juga :  Menag Sampaikan Duka Presiden untuk Korban Pembakaran DPRD Makassar

“OPD penghasil PAD seperti dinas pajak tidak bisa maksimal tahun ini. Maka 2025 harus dimulai dengan mesin baru dan semangat baru,” tegasnya.

Pemkot Makassar sendiri mencatat realisasi PAD 2024 sebesar Rp1,9 triliun, atau sekitar 90% dari target Rp2,1 triliun. Meski tak mencapai target, DPRD tetap mengapresiasi capaian tersebut di tengah keterbatasan struktural pemerintahan.

Ke depan, DPRD mendorong agar Pemkot tidak hanya fokus pada capaian nominal, tetapi juga memperkuat efektivitas, transparansi, dan efisiensi dalam proses pemungutan PAD. Formasi baru di tingkat pimpinan OPD diharapkan bisa mempercepat penerapan pola kerja yang lebih progresif.

“Tidak ada waktu untuk adaptasi lama-lama. Pejabat baru harus langsung tancap gas dengan program konkret,” tegas Supratman.

Baca Juga :  DPRD Makassar Desak Perusda Genjot Kinerja di Triwulan Kedua 2025

Selain itu, ia menekankan pentingnya penguatan sistem pengawasan dan pelaporan PAD, termasuk pemanfaatan teknologi informasi untuk mencegah kebocoran anggaran.

“Digitalisasi bukan hanya untuk efisiensi, tapi juga untuk akuntabilitas. Transparansi harus jadi standar,” tambahnya.

Dalam waktu bersamaan, DPRD juga mendorong efisiensi belanja daerah agar postur APBD lebih sehat. Menurut Supratman, peningkatan pendapatan tidak akan berdampak signifikan jika tidak dibarengi pengelolaan belanja yang tepat sasaran.

“Jangan sampai pendapatan naik, tapi belanja tetap boros. Harus ada pembangunan yang benar-benar terasa oleh masyarakat,” katanya.

DPRD juga menggarisbawahi perlunya mengurangi ketergantungan pada dana transfer pusat dengan mengoptimalkan potensi PAD dari sektor-sektor strategis di daerah. (*)

Berita Terkait

Komite IV DPD RI Awasi Efektivitas DAK/DAU di Sulawesi Selatan
Menag Sampaikan Duka Presiden untuk Korban Pembakaran DPRD Makassar
DPRD Makassar Sahkan Perubahan KUA-PPAS 2025, Fokus ke Pelayanan Publik
DPRD Makassar Dorong Perbaikan Armada Sampah dan Fasilitas Kelurahan
DPRD Makassar Bahas Aturan Baru Parkir dan Transportasi
DPRD Makassar Soroti Infrastruktur, Banjir, dan Rencana PLTSa
DPRD Makassar Dorong Perda Penataan Kabel Optik
DPRD Makassar Desak Disdik Tegas Soal Distribusi Seragam Gratis

Berita Terkait

Senin, 22 September 2025 - 17:55 WITA

Komite IV DPD RI Awasi Efektivitas DAK/DAU di Sulawesi Selatan

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 10:02 WITA

Menag Sampaikan Duka Presiden untuk Korban Pembakaran DPRD Makassar

Jumat, 22 Agustus 2025 - 15:48 WITA

DPRD Makassar Sahkan Perubahan KUA-PPAS 2025, Fokus ke Pelayanan Publik

Rabu, 20 Agustus 2025 - 13:45 WITA

DPRD Makassar Dorong Perbaikan Armada Sampah dan Fasilitas Kelurahan

Jumat, 15 Agustus 2025 - 16:41 WITA

DPRD Makassar Bahas Aturan Baru Parkir dan Transportasi

Berita Terbaru