kaukusnews.id, MAKASSAR – Fraksi Amanat Persatuan Indonesia (API) yang merupakan gabungan dari Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Perindo menyatakan dukungan penuh terhadap program kerja Pemerintah Kota Makassar di bawah kepemimpinan Wali Kota Munafri Arifuddin dan Wakil Wali Kota Aliyah Mustika Ilham.
Dalam pertemuan yang digelar di Balai Kota Makassar pada Jumat, 2 Mei 2025, Fraksi API menegaskan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan program prioritas yang telah dirancang untuk lima tahun ke depan.
Ketua Fraksi API DPRD Makassar, Irfan Malluserang Kahfi, menyampaikan bahwa fraksinya siap mendampingi jalannya pembangunan dan akan fokus pada pengawasan berbagai kebijakan yang dianggap strategis.
“Kami siap mendukung dan mengawal prioritas pembangunan yang telah ditetapkan. Ini bagian dari komitmen kami sebagai wakil rakyat,” kata Irfan usai bertemu Wali Kota.
Wakil Ketua Fraksi API, Sangkala Saddiko, menambahkan bahwa pertemuan tersebut membahas berbagai isu penting di Kota Makassar, mulai dari pendidikan, kesehatan, perekonomian, perparkiran, hingga pengelolaan sampah dan infrastruktur kota.
Ia menyebut, masukan yang disampaikan dalam pertemuan itu bersumber langsung dari aspirasi masyarakat yang ditemui di lapangan.
Fraksi API pun berharap, sinergi antara legislatif dan eksekutif semakin kuat dalam menjawab tantangan pembangunan.
“Kami menyampaikan sejumlah masukan berdasarkan keluhan masyarakat yang kami temui. Semua itu demi kepentingan warga,” ucap Sangkala.
Meski dalam kontestasi Pilwali 2024 lalu PAN berada di kubu berbeda, Fraksi API menegaskan bahwa mereka tetap berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat dan bersinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan Makassar.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyambut baik kehadiran Fraksi API dan menyampaikan pentingnya membangun komunikasi yang erat antara eksekutif dan legislatif agar seluruh program dapat berjalan optimal.
“Pertemuan seperti ini penting agar kita bisa berdiskusi secara terbuka dan mencari solusi bersama. Semua fraksi adalah mitra strategis dalam pembangunan kota,” tegasnya. (*)








